Thursday, November 22, 2012

Goa Rancang Kencana, Portal Gaib Menuju Gunung Merapi (Sri Gethuk Series-2)

Konon pada tahun 1720 goa yang terletak di Kabupaten Gunung Kidul ini menjadi persembunyian Laskar Mataram dari Madiun saat dikejar oleh penjajah Belanda. “Rancang itu artinya rencana, sedangkan Kencana itu berarti sesuatu yang mulia. Jadi nama Goa Rancang Kencana bisa diartikan menjadi sebuah goa yang dipakai untuk menyusun rencana yang mulia.” tutur Bambang, salah satu petugas yang mengurus goa ini.

tampak pohon berusia 3 abad persis di mulut goa

Goa Rancang Kencana terkadang masih dipakai untuk bersemedi sekedar mencari tuah ataupun petunjuk hidup. Namun sudah jarang digunakan sebagai tempat bersemedi semenjak dibuka menjadi objek wisata pada tahun 2009. Tempat ini dapat digunakan sebagai areal perkemahan, tempat makrab (malam kearaban, prosesi setelah ospek), penelitian, atau acara outdoor lainnya. Jika berminat menggunakan areal ini untuk acara tersebut, sebaiknya menghubungi pihak yang terkait untuk mengurus perijinan dan lain lain. Bambang memberi informasi lagi, “Tahun 2001 kemarin ditemukan fosil manusia purba di dalam goa ini, peneliti dari UGM yang menemukan. Umur fosilnya kurang lebih 3000 tahun, mas.”

cahaya masih masuk hingga ke ruang pertama

Goa ini terdiri dari 3 ruangan. Ruangan pertama merupakan ruang masuk ke dalam goa ini. Di depan ruang ini terdapat pohon besar yang berusia kurang lebih 3 abad. Ruang kedua adalah ruang yang berfungsi sebagai penghubung antara ruang utama dengan mulut goa. Di ruang kedua terdapat sebuah wadah dari batu yang berfungsi menaruh sesaji jika hendak bersemedi. Di ruang ketiga atau ruangan yang paling dalam sekaligus ruangan utama, biasa digunakan sebagai tempat bersemedi. Di ruang ketiga terdapat sebuah tulisan yang disebut sebagai prasati oleh penduduk sekitar.

tempat sesaji yang terletak di ruang kedua

Prasasti yang terletak di ruang ketiga dalam goa ini menggunakan bahasa Indonesia. Bahkan ada gambar bendera merah putih dan ditemani oleh dua gambar burung garuda sesuai dengan lambang negara. Uniknya lagi, di ruang ketiga terdapat semacam dinding yang konon menjadi pintu untuk pergi ke gunung merapi. Prasasti yang bernama Prasetya Bhinnekaku dibuat persis di dinding tersebut. “Dinding ini pintu gaib yang dipake oleh Sultan atau orang-orang pintar jaman dulu kalo mau pergi ke Merapi, bentuknya sedikit cekung masuk ke dalam. Disampingnya ini ada semacam simbol kuncinya. Bentuknya dari batu”, pemandu wisata kami berbicara sambil menunjukkan lokasi batu yang disebut sebagai kunci. Jika penasaran dengan bentuk batu yang menjadi kunci, silahkan datang dan melihat langsung ke goa ini.

Entah sejak kapan mitos perihal pintu gaib ini bergulir. Kebenarannya pun masih disangsikan oleh para wisatawan, termasuk saya sendiri. Perlu sebuah kajian khusus yang melibatkan orang-orang pintar untuk menggali informasi mengenai keberadaan pintu gaib tersebut. Melihat sebuah prasasti yang ditanam tepat di mulut pintu maka saya memberanikan diri untuk berasumsi bahwa pintu gaib ini sudah tak lagi dipergunakan.

prasasti Prasetya Bhinnekaku yang menjadi harta karun tersembunyi

Seperti halnya goa alami lain, di goa ini juga terdapat penunggu gaib. “Beberapa minggu kemarin dipakai buat syuting acara misteri gitu, mas. Yang judulnya ada Mister Tukulnya gitu. Katanya mereka yang ngerti sih penunggu disini auranya positif, jadi ndak suka ganggu.” pemandu kami memberi penjelasan singkat.

Hal-hal mistis memang masih melekat dengan kehidupan orang Indonesia. Berbagai kisah-kisah yang tak bisa dijelaskan oleh akal sehat sudah menjadi makanan pokok bangsa ini. Selain aroma mistisnya yang cukup kental, tempat ini merupakan saksi bisu perjuangan pahlawan dalam berjuang melawan penjajah. Harta karun terbesarnya adalah Prasasti Prasetya Bhinnekaku, yang tentu saja telah berhasil merekam percikan semangat nasionalisme yang dilahirkan di dalam goa ini.

garuda lain yang terletak di dinding ruang ketiga

Adanya mitos mengenai pintu gaib menuju merapi membuat siapapun yang mendengarnya akan tertawa terbahak. Namun bila kita menelaah kembali sejarah yang selalu terlupakan, adakalanya mitos atau cerita rakyat memang suatu kisah yang benar-benar pernah terjadi.

__________
semua foto yang ditampilkan merupakan domentasi saya pribadi


***
Kunjungi juga:
Sri Gethuk Series-1: Rencana liar pembuka cerita
Sri Gethuk Series-3: Air Terjun Sri Gethuk, Air Terjun Mini Yang Tersembunyi

2 comments:

  1. Wow keren >.< kalo di sini ada gunung Bawakaraeng yang katanya memiliki pintu gaib menuju ke Mekkah >.< benar apa tidaknya si gak tau :p
    Tapi pernah ke jadian terjadi longsor di Bawakaraeng dan bertepatan di Mekkah tiba-tiba ada banjir lumpur, padahal gak hujan sama sekali ._. Orang-orang yg percaya mitos ini si bilangnya longsoran gunung Bawakaraeng itu yang membuat banjir lumpur di mekkah ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow, ternyata ada yang lebih sakti daripada goa rancang kencana. Itu kisah tahun berapa mbak? Jadi penasaran pengen nyari beritanya

      Delete