Pages

Showing posts with label gaya hidup. Show all posts
Showing posts with label gaya hidup. Show all posts

Wednesday, September 26, 2012

Caraku Menikmati Tepi Laut


Akhir-akhir ini saya begitu terobsesi dengan laut. Tepi laut atau pantai lebih tepatnya. Bulan September ini hari-hari saya diisi dengan pantai, pantai, dan pantai. Mulai dari tepi Pacitan hingga Gunungkidul. Maafkan bila postingan di bulan September ini lebih banyak berkisah tentang pantai dan sekitarnya.

Senja di Pantai Watukarung, Pacitan

Sunday, June 10, 2012

Antusiasme Euro 2012


Gelaran EURO 2012 telah dimulai. Panggung sudah siap dan tirai telah dibuka. Ukraina-Polandia saling bahu membahu menunjukkan kemegahannya sebagai penyelenggara bersama dari turnamen sepakbola yang khusus digelar untuk negara di benua Eropa ini. Sebuah partai pembuka yang menarik ditampilkan oleh tuan rumah Polandia saat melawan Yunani. Hasilnya cukup adil, kedua tim saling berbagi gol dan juga kartu merah.

Friday, February 24, 2012

Apresiasi


Heran. Sebuah kata yg terlintas dibenak saya ketika mendengarkan musisi Indonesia bermain. Bila anda berpendapat bahwa kualitas musisi di Indonesia ada dibawah rata-rata (baca: jelek), tentu saya pastikan bahwa anda adalah penikmat musik yang disiarkan tiap pagi di televisi. Karena musisi berkualitas Indonesia sangat jarang ditampilkan di televisi lokal. Alasannya sederhana, permintaan pasar.

Tampaknya sudah menjadi tradisi jika negeri kita lebih suka mengirim produk terbaik keluar negri dan sisanya khusus untuk dinikmati di dalam negeri. Contoh-contohnya tak melulu soal kopi, pakaian, hasil perut bumi, bahkan seniman dan ilmuwan turut kita "ekspor".

Disini kita tak perlu berdebat masalah selera. Saya tau selera kita berbeda. Masalah selera sudah pernah saya bahas disini. Yang saya masalahkan adalah kesenjangan dari pihak media. Mereka lebih memilih selera pasar yang memberi keuntungan lebih daripada mengapresiasi seniman-seniman terbaik bangsa untuk dinikmati masyarakat indonesia. Alhasil banyak seniman kita yang berkarir di luar negeri. Saking jarangnya dimunculkan di media nasional, mereka pun kurang dikenal di negara sendiri. Nama-nama seperti Anggun C Sasmi, Daniel Sahuleka, Barry Likumahuwa, I Wayan Balawan, pianis Bubi Chen, musisi jazz Nial Radhitia Djuliarso, hingga band Gugun Blues Shelter, malah lebih familiar ditelinga mereka yang tinggal di luar negeri. Mereka sungguh asing ditelinga kita sebelum pihak televisi nasional mau meliputnya.

Inilah kenyataan. Masyarakat kita belum siap mengapresiasi sepenuhnya karya-karya anak bangsa. Sebuah karya, perlu apresiasi agar pembuatnya bisa semakin termotivasi mencipta karya baru lagi. Sebuah karya yang kurang diapresiasi akan membunuh motivasi penciptanya untuk semakin berkarya. Selamatkan aset bangsa, apresiasi itu perlu.

Sunday, December 18, 2011

Beberapa Tips Untuk Backpacking


Ini beberapa tips backpacking yang sempat saya share di twitter:


1) Riset, riset, riset sebelum bepergian. cari info sebanyak2nya tentang tempat destinasi wisata. #backpacking 

2) Rencanakan rute secara efektif dan efisien. buat buku panduan wisata sendiri.  #backpacking 

3) Cari info objek wisata gratis dan prioritaskan objek wisata yang ingin didatangi.  #backpacking 

4) Tentukan budget Anda. anda akan mendapat batasan dan terhindar dari hal2 yg tidak perlu. #backpacking 

5) Hindari Paket wisata karena paket tsb memberi batasan waktu u/ menjelajah sehingga kurang puas. #backpacking 

6) Ambil peta gratis di tourist information center. #backpacking 

7) Hafalkan sedikit kosakata dg bahasa daerah setempat, atau tuliskan di catatan u/ mempermudah #backpacking 

8) Bertanyalah kepada staf hostel/guesthouse. tanya tentang biaya standar transportasi dalam kota. #backpacking 

9) Gunakan transportasi publik untuk mengunjungi berbagai tempat wisata. hidari taksi sebisa mungkin. #backpacking 

10) Gunakan kaki sebagai alat transportasi jika masih memungkinkan. #backpacking 

11) Pantau promosi tiket pesawat murah. jika harga tiket pesawat lebih murah dari transportasi lain, kenapa tidak? #backpacking 

Sunday, July 10, 2011

Hargai selera orang seperti mereka menghargai seleramu


                Kadang terbesit dalam ingatan ketika sebuah grup bernama “kangen band” “radja” dan beberapa grup band lain yang dibilang “alay” sempat dihujat sana sini, sekilas memang kasihan tetapi apa daya, peran media sangat kuat dalam penghancuran karakter.

                Sekali lagi media membuktikan kekuatannya dalam menghancurkan karakter seseorang dengan provokasinya yang ajaib. Mungkin semua sudah lupa, sebuah karya seni tak melulu soal “wajah” rupawan pembuatnya. Dengan ini saya hanya berusaha menyuarakan sesuatu kepada kalian, tolong hargailah karya seseorang. Seburuk apapun karya itu menurut kalian, belum tentu buruk menurut orang lain.

                Jika ingin membandingkan, penikmat musik keroncong, dangdut, ataupun melayu akan melengos kecewa sambil sesekali menghina jika dipaksa untuk mendengarkan lagu beraroma techno maupun trance yang terdapat dalam genre electro dance musik. Mereka demikian

Saturday, June 11, 2011

Waspada prostitusi

Di kota besar, terutama kota jakarta, terdiri dari berbagai aneka rupa-rupa orang dari warna, suku, dan macam-macamlah pokoknya. Semua bertujuan satu, ingin hidup sejahtera. Segala cara pun dihalalkan dalam mencapai tujuan tersebut. Mulai dari cara halal sampai cara-cara kotor.

Sebuah kota besar, identik dengan keanekaragaman hiburan. Berbagai orang, budaya, bangsa, semuanya berbaur menjadi satu dalam menikmati berbagai hiburan yang ditawarkan. Hiburan yang menantang seperti wahana di dunia fantasi, ancol. Hiburan dari wisata alam. Sampai hiburan dari wisata malam yang jauh dari deteksi masyarakat awam.

Industri prostitusi menjadi hal yang lumrah ditengah kemunafikannya. Semua tak setuju, tapi hampir semua yang tak setuju pasti  sukar untuk menolak godaan ini. prostitusi di ibukota mulai menawarkan pesonanya dengan seribu satu cara yang luar biasa. Mulai dari wanita paruh baya yang “jualan” di pinggir jalan, wanita jadi-jadian, ayam kampus, salon plus plus, pijat istimewa, sampai fasilitas mewah hotel yang nyaman dan aman. Semua dikemas dengan cara yang indah dan menggoda. Tak semuanya perlu tau jika tak suka, dan tak semua orang perlu munafik kalau memang suka.

Salah satu yang paling asik untuk dinikmati adalah sebuah hiburan di salah satu tempat ternama di jakarta. Di tempat itu, disuguhkan sebuah pertunjukan yang menghadirkan wanita-